Dari Abu Wa`il mengatakan ' Abdullah mengatakan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "Aku adalah manusia pertama-tama diantara kalian yang menuju telaga, lantas diperlihatkan kepadaku beberapa diantara kalian, hingga jika aku ingin menggandeng mereka, tiba-tiba mereka ditangkap di jauhkan dariku, sehinggga aku berteriak-teriak 'Ya Rabbi, itu sahabatku, ya Rabbi, itu sahabatku!' Allah menjawab;'Kamu tidak tahu apa yang mereka perbuat sepeninggalanmu.'" HR. Bhukhari, Muslim, Ahmad
Do`a Orang Teraniaya
Ibn Abbas radliallahu 'anhu. berkata: Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. mengutus Mu'adz radliallahu 'anhu. ke Yaman berpesan
padanya: Berhati-hatilah dari do'anya orang dianiaya, sebab antaranya dengan
Allah tidak ada hijab (dinding). HR. Bukhari, Muslim.
Janganlah Mempersulit Orang Lain
Telah
menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far telah menceritakan kepada kami
Syu'bah berkata; "Aku mendengar Laits berkata; aku mendengar Thawus
bercerita dari Ibnu 'Abbas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau
bersabda:"Ajarilah (Orang lain) dan mudahkan serta janagan mempersulit,
jika salah seorang di antara kalian marah maka hendaklah dia diam"".
HR. Ahmad
Telah
memceritakan kepada kami Ubaidah bin Mu'adz Al 'Anbari telah menceritakan
kepada kami
ayahku
telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Abu At Tayah dari Anas. (dalam
riwayat lain disebut)Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah
telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Sa'id. (dalam riwayat lain
disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Walid telah
menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far keduanya dari Syu'bah dari Abu At
Tayah dia berkata; Aku mendengar Anas bin Malik berkata, Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam
bersabda:
"Permudahlah oleh kalian dan jangan mempersulit, buatlah hati mereka
tenang dan jangan menakut-nakuti". HR. Muslim
Ciri-ciri Orang yang dicintai Allah
Dari Abu
Shalih dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu
berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam bersabda: " Allah Tabaraka
wa Ta'ala jika mencintai seseorang ia memanggil malaikat Jibril '
Sesungguhnya Allah mencintai si fulan maka cintailah dia.' Maka Jiblil pun
mencintainya. Kemudian Jibril memnaggil seluruh penghuni langit seraya berseru,
'Sesungguhnya Allah mencintai si fulan maka cintai dia.' Maka Penghuni langit
pun mencintainya, sehingga oarnag tersebut diterima oleh penduduk bumi."
HR. Muslim, Ahmad, Ibnu Hiban.
Dari Abu
Hurairah radliallahu 'anhu dia berkata
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
bersabda: "Sesungguhnya apabila Allah Subhanahu
wa Ta'ala mencintai seseoarang, maka Dia memanggil malaikat Jibril
alaihi salam seraya berseru; 'Hai Jibril, sesungguhnya Aku mencintai si fulan.
Maka cintailah ia!'". Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam bersabda: " Maka Jibril pun mencintainya. Kemudian
Jibril berseru di langit, 'Sesungguhnya Allah Subhanahu
wa Ta'ala mencintai si fulan. Maka cintailah ia!' maka para penghuni
langit pun mencintainya." Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam bersabda: "Kemudian dilatakkanlah penerimaan di
muka bumi. Apabila Allah membenci seseorang, maka Dia memanggil malaikat Jibril
dan berkata kepadanya: 'Sesungguhnya Aku membenci si fulan. Maka bencikah
ia!'." Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam berkata: "Malaikat Jibril berseru di langit; 'Sesungguhnya
Allah Subhanahu wa Ta'ala membenci si
fulan. Maka bencilah ia!' Maka penghuni langit menbencinya. Kemudian
diletakanlah baginya kebencian di muka bumi." HR. Muslim, Ahmad.
Motivasi Untuk Selalu Bertaubat dan Beristighfar
Dari Abu
Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam bersabda: " Allah berfirman: -'Aku sesuai dengan prasangka
hamba-Ku terhadap-Ku.'" HR. Ibnu Majah, Tirmidzi, Ad-Darimi, Ahmad,
Muslim.
Dari Abu
Hurairah berkata, "Aku mendengar Nabi shallallahu
'alaihi wasallam bersabda: " Ada seorang hamba yang kemudian
berbuat dosa -atau dengan redaksi lain; melakukan dosa-, kemudian hamba itu
berkata; 'Ya Rabbku, aku aku telah berbuat dosa -atau dengan redaksi telah
melakukan-, ampunilah aku.' Maka Rabbnya berkata: 'Apakah hambaku tahu bahwa
hamba-Ku mempunyai Rabb yang bisa mengampuni dosa dan menghukumnya. Aku telah
mengampuni dosa hamba-Ku.' Kemudian berlalulah beberapa waktu yang ditentukan
oleh Allah, dan hamba tersebut kembali berbuat dosa lagi -atau melakukan dosa-,
lalu ia pun berkata, 'Wahai Rabbku, aku telah berbuat dosa -atau melakukan dosa
lagi- maka ampunilah perbuatanku.' Maka Allah berfirman: 'Apakah hamba-Ku tahu
bahwa ia mempunyai Rabb yang bisa mengampuni dosa dan menghukumnya. Aku telah
mengampuni dosa hamba-Ku.'Kemudian berlalulah beberapa waktu yang ditentukan
oleh Allah, dan hamba tersebut kembali berbuat dosa lagi -atau melakukan dosa-,
lalu ia pun berkata, 'Wahai Rabbku, aku telah berbuat dosa lagi -atua melakukan
dosa lagi-, maka ampunilah perbuatanku.' Maka Allah berfirman: 'Apakah hambaku
tahu bahwa hamba-Ku mempunyai Rabb yang bisa mengampuni dosa dan menghukumnya.
Aku telah mengampuni dosa hamba-Ku.'-(Allah mengulamgi sebanyak tiga kali)-
maka hendaklah ia beramal sekehendaknya. "" HR. Bhukari, Ibnu Hiban,
Ahmad.
Dari Abu
Sa'id Al-Khudri ai berkata ; 'Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alihi wasallam bersabda: " Iblis berkata
kepada Rabbnya; 'Demi kemuliaan dan keagungan-Mu wahai Rabb, aku akan
senantiasa menggelincirkan anak cucu Adam selama ruh mereka masih ada dalam
jasad-jasad mereka,' lalu Allah berfirman: ' Demi kemuliaan dan keagungan-Ku,
Aku akan senantiasa mengampuni mereka selama mereka meminta ampun
kepada-Ku.'" HR. Ahmad.
Dari Ali
bin Rabi'ah, ia berkata; aku menyaksikan Ali radliallahu
'anhu pada saat ia diberi utuk dinaiki, tatkala meletakkan kakinya di
dalam sanggurdi, ia mengucapkan; 'BISMILLAH.' Ketika berada dipunggungnya ia
mengucapkan; 'ALHAMDULILLAH.' kemudian mengucapkan; '
SUBHAANALADZII
SAKHKHARA LANAA HAADZAA WA MAA KUNNAA LAHUMUQRINIIN, WA INNA ILAA RABBINNAA
LAMUNQALIBUUN (maha suci dzat yang telah menundukan untuk kami hewan ini, dan
tidaklah kami tidak memaksanya, dan kepada Rabb kami niscaya akan kembali).'
kemudian mengucapkan; 'ALHAMDULILLAAH' tiga kali, 'WALLAHU AKBAR' tiga kali,
'SUBHAANAKA INNII ZHALAMTU NAFSII FAGHFIR LII, FAINNAHU LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA
ILLA ANTA (maha suci Engkau sesungguhnya aku telah menzhalami diriku maka
ampunilah aku. Karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali
Engkau).' Kemudian ia tertawa. Dia ditanya; 'Wahai Amirul Mukminin, kenapa
engkau tertawa?' ia berkata: 'aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan seperti apa yang aku
lakukan kemudian beliau tertawa dan aku tanyakan; 'Wahai Rasulullah, kenapa
engkau tertawa dan beliau bersabda: "Sesungguhnya Rabbmu sungguh merasa
kagum kepada hambaNya apabila mengucapkan 'Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku!'(Maka
Allah berfirman:) 'Ia mengetahui bahwa tidak ada yang mengampuni dosa selain
Aku.'"' HR, Abu Daud, Ibnu Hibban, Ahmad.
Keutamaan Seorang Mu'Adzin
Dari
'Uqubah bin 'Amir, dia berkata ; 'Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Rabbmu kagum kepada seorang pengembala kambing yang berada di puncak
gunung, dia mengumandangkan adzan untuk shalat lalu dia shalat, maka Allah azza wa jalla brfirman: "Lihatlah kepada
hamba-Ku ini, dia mengumandangkan adzan dan iqamah lalu shalat karena takut
kepada-Ku. Aku telah mengampuni hambaku dan memasukannya ke
surga.".".' HR. An-Nasai, Abu Daud
Tanda-Tanda Kiamat
Dari
Ibrahim At-Taimi dari Ayahnya dari Abu Dzar berkata, 'Aku bersama Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam di atas himar dan beliau mengenakan kain tebal,
waktu itu matahari sedang tenggelam. Beliau bersabda: "Wahai Abu Dzar,
apakah engkau tahu kemana Ia (matahari) pergi?" Aku menjawab, 'Allah dan
Rasul-Nya yang tahu.' Beliau bersabda: "Ia kembali ke lumpur hitam, lalu
ia bertolak hingga tersungkur sujud di hadapan Rabbnya Azza wa jalla di bawah
'Arsy. Jika waktu kemunculannya tiba Allah memberinya izin hingga ia pun muncul
(terbti), bila ia hendak terbit di tempat terbenamnya maka Allah pun
menahannya, ia lalu berkata, 'Wahay Rabbku sesungguhnya perjalananku amatl
jauh.' Maka Allah berfirman: 'Kalau begitu terbitlah ditempat tenggelammu!' Dan
itu terjadi ketika keimanan seseorang telah tiada lagi manfaat." HR.
Ahmad; 21459
Fitnah Dajjal
Dari
An-Nawwas bin Sam'an Al-Kilabi, ia berkata; "Dipagi hari Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam menyebutkan Dajjal, kemudian beliu merendahkan dan
meninggikan (suara) kemudian kami mengira bahwa ia telah berada di kubun kurma.
Tatkala kami mendekat pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau
mengetahui maksud kami kemudian beliau bertanya: "Ada apa dengan
kalian?" kami menjawab: "Wahai Rasulullah menyebutkan Dajjal pada
waktu pagi, kemudian engkau merendahkan dan meninggikan sehingga kami mengira
bahwa ia telah berada di kebun kurma." Beliau bersabda: "Bukan Dajjal
yang aku kahwatirkan terhadap kalian, (karena) jika ia keluar sedang aku masih
berada ditengah-tengah kalian, maka aku akan menghadangnya hingga ia tidak
sampai pada kalian, dan apabila ia keluar sedang aku tiak berada
ditengah-tengah kalian, maka setiap orang harus membentengi dirinya sendiri,
Allah penggantiku atas setiap orang muslim. Dajjal adalah seorang pemuda yang
rambutnya keriting, matanya juling, seakan-akan kalau aku serupakan dia seperti
Abdul 'Uzza bin Qathan. Barang siapa
diantara kalian melihatnya, maka bacakanlah kepadanya permulaan surat
Al-Khafi, sesungguhnya ia keluar dari celah Syam dan Irak, ia berjalan
sempoyongan ke kanan dan ke kiri. Wahai hamba Allah, teguhkanlah diri
kalian." Kami bertanya; "Wahay Rasulullah, berapa lamakah ia tinggal
di bumi?" Beliau menjawab: "Empat puluh hari, sehari seperti setahun,
sehari seperti sebulan, sehari seperti sepekan, dan sehari-harinya seperti
sehari kalian." Kami bertanya; "Wahay Rasulullah, saat satu hari sama
dengan satu tahun, apakah shalat kita satu hari mencukupinya?" Beliau
menjawab: "Perkirakanlah sesuai sesuai dengan seukurannya." Kami
bertanya: "Bagaimana kecepatannya di bumi?" Beliau menjawab:
"Seperti awan yang tertiup angin." Beliau melanjutkan: "Kemudian
ia datang pada satu kaum dan mengajak mereka, dan mereka pun mengikuti
seruannya dan beriman kepadanya. Dajjal lalu memerintahkan langit untuk
menurunkan hujan maka langitpun menurunkan hujan, ia juga memerintahkan bumi
untuk menumbuhkan tumbuh-tumbuahan, dan bumipun menumbuhkan tumbuhannya,
binatang trnak mereka kembali sendiri pada
sore hari dengan punggung yang sangat tinggi yang penuh dengan daging
dan susu. Kemudian Dajjal mendatngi kaum yang lain dan mengajak mereka, akan
tetapi mereka menolak seruannya, lantas dia meninggalkan kaum trsebut.
Tiba-tiba mereka jatuh miskin dan lumpuh. Dajjal lalu berkata pada bumi;
"Keluarkan kekayaanmu." Maka kekayaan di bumi keluar dan mengikutinya
sebagaiman kawanan lebah mengikuti ratunya. Kemudian dia memanggil seorang laki-laki
dan menebasnya dengan pedang, maka laki-laki tersebut terbelah menjadi dua
sejauh lemparan. Kemudian Dajjal menanggil laki-laki yang terbelah tersebut, maka wajah orang tersebut terlihat
gembira dan tertawa. Ketika mereka dalam keadaan seperti itu, Allah menurunkan
Isa bin Maryam, ia turun di menara putih yang terletak di negeri Damaskus
dengan mengenakan dua pakaian, sambil meletakan kedua tangannya diatas pundak
dua malaikat. Jika ia menganggukan kepala maka akan nampak Juman berbentuk
mutiara. Tidak ada orang kafirpun yang menemui nafasnya, kecuali ia akan
binasa. Lalu Isa bin Maryam mencari Dajjal dan menemukannya di pintu Ludd
(suatu tempat di Baitul Maqdis), lalu ia membunuhnya. Kemudian Nabi Allah
mendatangi suatu kaum yang telah Allah lindungi. Beliua mengusap wajah mereka
dan menceritakan derajad mereka di surga. Ketika mereka dalam keadaan seperti
itu, Allah mewahyukan kepada Isa bin Maryam: 'Wahai Isa, sesungguhnya aku telah
mengeluarkan haba-hamba-Ku tanpa ada kekuatan manapun yang dapat memeranginya,
maka bawalah hamba-hamba-Ku kebukit Tursina.' Lalu Allah mengirimkan Ya'juj dan
Ma'juj sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah: '(Hingga apabila
dibukakan(tembok) Ya'juj dan Ma'juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh
tempat yang tinggi)'(Qs. Al-Anbiyaa: 96), Orang yang pertama dari mereka yang
melintasi danau At-Thabariyah dan meminum semua, kemudia kelompok yang lain
datang dan melintasi daerah itu seraya berkata; 'Dahulu tempat ini pernah
mengalir airnya.' Nabi Isa dan para sahabatnya lalu datang dan mendapati satu
kepala lembu lebih berharga dari pada seretus dinar yang ada pada kalian hari
ini. Maka Nabi Allah Isa dan para sahabatnyadengan sangat memohon kepada Allah,
maka Allah mengutus sekawanan naghaf (sejenis ulat yang ada dihidung kambing
atau unta) pada leher mereka, maka di pagi harinya mereka mati bergelimpangan
seperti matinya satu jiwa. Kemudian Nabi Allah Isa dan para sahabatnya sampai
ke suatu tempat, akan tetapi tempat tersebut telah dipenuhi(oleh pengikut
Dajjal), bau nafass merekapun memenuhi tempat tersebut. Lantas mereka (Nabi Isa
dan sahabatnya) memohon kepada Allah, maka Allah mengutus sekawanan burung
seperti punduk unta yang berleher panjang, supaya melemparkan mereka (pengikut
Dajjal) keberbagai tempat yang dikehendaki Allah. Setelah itu, Allah mengirim
hujan kepada mereka sehingga tidak tersisa
satu rumahpun yang keras atau tenda-tenda hingga air hujan membersihkannya
sehingga menjadikannya seperti cermin yang bening. Kemudian dikatakan kepada
bumi; 'Keluarkanlah tumbuh-tumbuhanmu dan kembalikanlah keberkahanmu.' Pada
hari itu, sekelompok mausia makan buah delima dan dapat berlindung dengan
kulitnya. Allah memberikan keberkahan pada susu, sehingga seekor unta yang
sebentar lagi beranak dapat mencukupi untuk dimakan orang banyak, seekor lembu
yang hendak beranak juga dapat mencukupi untuk dimakan satu kabilah, dan seekor
kambing yang hendak beranak juga dapat mencukupi untuk dimakan sekelompok
manusia. Dan ketika mereka dalam kondisi demikian, Allah mengirimkan hembusa
Angin yang baik dan harum, lalu dicabutlah seluruh ruh orang Muslim. Dan yang
tersisa adalah orang-orang jahat dan berkelakukan seperti keledai, kepada
merekalah hari kiamat datang." HR. Ibnu Majah; 4065.
Nadzar
Dari
Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bersabda (Allah berfirman):
"Nadzar tak akan mendatangkan sesuatu bagi anak adam yang belum Aku
takdirkan sebelumnya, namun takdir yang
telah Kutetapkan baginyalah yang akan menjumpainya, dan aku telah mentakdirkan
nadzar kepadanya untuk Aku keluarkan dari orang bakhil". HR. Bukhari;6609
Hikmah Sakit dan Demam (Nikmat Sakit)
Dari Abu
Shalih Al Asy'ari dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam,
bahwa beliau menjenguk seseorang yang tengah tertimpa sakit demam, dan bersama
beliau adalah Abu Hurairah, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
bersabda: "Bergembiralah, sesungguhnya Allah berfirman: 'Ia (Demam) adalah
api-Ku yang aku timpakan kepada hamba-Ku yang mukmin di dunia sebagai pengganti
bagiannya dari api neraka di Akhirat'." HR. Ibnu Majah; 3470,
Tirmidzi;2088.
Dari Uqbah
bin Amir, ia menceritakan dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau
bersabda: "Tiada amalan pada suatu hari kecuali amalan tersebut ada
penutupnya. Maka jika seorang mukmin jatuh sakit Malaikat akan berkata, 'Wahai
Rabb kami, Engkau telah menahan hambamu Fulan (untuk beramal).' Allah 'Azza wa
jalla berfirman; 'Tutuplah amalan untuknya sebagaimana amalan yang ia lakukan
sampai sembuh atau meninggal dunia'." HR. Ahmad;17316.
Dari
Rasyid bin Daud As-Shan'ani dari Abu Al-Asy'ats As-Shan'ani, bahwa dia
berangkat ke Masjid Damaskus pada tengah hari, lalu ia bertemu dengan Syaddad
bin Aus dan As-Shunabihi bersamanya, Aku bertanya, 'Kemana kalian hendak pergi,
semoga Allah merahmati kalian.' Mereka berdua menjawab, 'Kami hendak kesini
untuk menjenguk saudara kami yang sedang sakit.' Maka aku pun ikut bersama
mereka berdua sampai bertemu dengan orang itu. Lalu mereka berdua berkata
kepadanya; 'Bagaimana kabarmu pagi ini?' dia menjawab, 'Saya pagi ini dalam
keadaan nikmat. 'Syaddad berkata kepadanya; Bergembiralah dengan peleburan
keburukan dan penghapusan kesalahan. Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah 'Azza wa jalla berfirman: '
Aku jika menguji seorang hamba dari hamba-Ku yang beriman, lalu ia memuji-Ku
atas apa yang aku timpakan kepadanya, sesungguhnya dia bangun dari tempat
tidurnya sebagaimana dia dilahirkan olah ibunya bersih dari
kesalahan-kesalahan.' Rabb Azza wa jalla berfirman, 'Aku telah menahan hamba-Ku
(dari amal shalih), maka berilah dia ganjaran sebagaimana kalian memberi
ganjaran dikala dia sehat. '" HR.
Ahmad;17118
Do'a Masuk dan Keluar Masjid
Telah
menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya telah mengabarkan kepada kami Sulaiman
bin Bilal dari Rabi'ah bin Abdurrahman dari Abdul Malik bin Sa'id dari Abu
Humaid atau dari Abu Usaid katanya; 'Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
bersabda: "Jika salah seorang diantara kalian masuk masjid, "Bacalah
do'a ALLAAHUMMAFTAH LII ABWAABA RAHMATIKA(Ya Allah, bukakanlah pintu-pintu
rahmat-MU)." Dan apabila keluar, hendaknya ia membaca do'a ALLAHUMMA INNII
AS `ALUKA MINFADHLIKA (Ya Allah aku memminta karunia-Mu)." Muslim berkata;
' Aku menulis hadits ini dari kitab Sulaiman bin Bilal, katanya; 'talah
menceritakan kepada kami Bisyr bin Al Mufadlal telah menceritakan kepada kami
'Umar bin Ghaziyyzh dari Rabi'ah bin Abdurahman dari Abdul Malik bin Sa'id bin
Suwaid Al Anshari dari Abu Humaid atau Abu Usaid dari Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam seperti hadits ini.''' HR. Muslim; 1165.
Haram Melukis Benda Yang Memiliki Ruh
Dari Abu
Zar'ah, dia berkata; 'Aku masuk rumah (milik salah seorang) penduduk madinah
bernama Abu Hurairah, lalu dia melihat ke atap rumah ada sesuatu yang
bergambar, dia berkata; 'Aku mendengar Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam bersabda: "Dan siapakah yang lebih lalim dari pada
orang-orang yang pergi untuk membuat ciptaan seperti halnya ciptaan-Ku. Maka
maka hendaknya mereka menciptakan jagung, atau biji-bijian atau biji
gandum''"!. Kemudian abu Hurairah meminta tempat wudhu dan beliaupun
berwudhu, mencuci kedua tangannya hingga ketiaknya, aku bertanya; "Wahai
Hurairah, apakah anda mendengar sesuatu dari Rasulullah 'alaihi wasallam
(tentang hal ini)?". Dia menjawab: "Inilah yang akan menjadi cahaya
di hari kiamat". HR. Bukhari; 5953.
Dari Abu
Hurairah radliyallahu 'anhu, dia berkata; 'Aku mendengar Nabi shallallahu
'alaihi wasallam bersabda: "Allah 'Azza wajalla berfirman: 'Siapa yang
lebih zhalim dari pada orang yang menciptakan seperti ciptaan-Ku, hendaklah ia
cipta biji sawi, atau biji tepung, atau biji gandum.'"'HR. Bukhari; 7559
Hal-hal Yang Diharamkan
Keharaman
Memutus Silaturahmi
Dari Abu
Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam beliau
bersabda: "Sesungguhnya penamaan rahim itu di ambil dari
(nama Allah) Ar-Rahman, lalu Allah berfirman: 'Barang siapa menyambungmu maka
Akupun menyambungnya dan barang siapa memutuskanmu maka Akupun akan
memutuskannya.'" HR. Bukhari; 5988, Ibnu Hibban; 442.
Dari Abu
Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam beliau
bersabda: "Setelah Allah azza wa jalla menciptakan semua makhluk, maka
rahim pun berdiri bnagkit dan memegang pinggan Ar-Rahman, maka Allah berkata:
"Pergilah" ia berkata: 'Inilah tempat orang yang berlindung kepadaMu
dari terputusnya silaturahmi.' Allah Subhanahu Wa Ta'ala menjawab: 'Tidakkah
kamu rela jika Aku menyambung orang yang menyambungmu dan memutuskan yang
memutuskanmu?' Rahim menjawab; 'Tentu wahai Rabbku.' Allah berfirman : 'Itu
Untukmu.' Abu Hurairah : 'Jika kamu mau, maka baca ayat berikut ini: "Maka
apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan berbuatan kerusakan di muka bumi
dan memutuskam hubungan kekeluargaan?" (QS. Muhammad 22). Menurut jalur
lain dari Abu Hurairah dengan redaksi yang sama, kemudian ia berkata;
'Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika kalian mau,
bacalah oleh kalian 'Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa." HR. Bukhari;
4830, Ibnu Hibban; 441, Muslim; 2554, Ahmad;8367.
Haram
Mencela Masa
Dari Abu
Hurairah berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah
Ta'ala berfirman; 'Anak Adam menyakiti-Ku dan mencela masa, padahal Aku adalah masa, ditanhan-Ku
segala urusan, Akulah yang membalikan siang dan malam'." HR. Bukhari;
4826, 7491, Muslim; 2246, Ahmad; 7245, Ibnu Hibban; 5715, Abu Daud; 5276.
Haram
Bunuh Diri
Dari
Al-Hasan telah bercerita kepada kami Jundah bin 'Abdullah di masji ini dan kami
belum lupa sejak dia bercerita, kami tidak khawatir bahwa Jundah berdusta atas
nama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dia berkata; Rasulullah
shallallauhu 'alaihi wasallam bersabda: "Ada seseorang diantara umat
sebelum kalian menderita luka-luka tapi dia tak sabar lalu dia mengambil
sebilah pisau kemudian memotong tangannya yang mengakibatkan darah mengalir dan
tidak berhenti himgga akhirnya ia meninggal dunia. Lalu Allah Ta'ala berfirman;
"Hamba-KU mendahului Aku dengan membunuh dirinya maka Aku Haramkan baginya
surga"." HR. Bukhari; 3463.
Haram
Berbuat Sombong
Dari Abu
Muslim Al-Aghar bahwasannya dia telah menceritakan kepadanya dari Abu Sa'id
Al-Khudri dan Abu Hurairah keduanya berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam bersabda: "Kemuliaan adalah sarung-Nya kesombongan adalah
selendangnya-Nya. (Allah berfirman;) 'Barang siapa menentang-Ku, maka Aku
mengadzabnya.'" HR. Muslim; 2620.
Bacaan Ruku' dan Sujud
Telah
menceritakan kepapa kami Utsman bin Abu Syiabah talah menceritakan kepada kami
Jarir dari Manshur dari Abu Dluha dari Masruq dari Aisyah radliallahu'anhu, ia berkata: "Pada saat
ruku'dan sujud Rasululla shallallahu 'alaihi
wasallam memperbayak membaca: "ALLAHUMMA RABBANAA WABIHAMDIKA,
ALLAHUMMAGHFIRLI (Ya Allah, Rabb kami, segala puji hanya bagi-Mu. Ya Allah,
ampunilah aku)."Beliau menghindari bacaan Al-Qur'an. HR. Bukhari.
Hadits Kartu dan Keutamaan Kalimat Tauhid
Dari Abu
Abdurrahman al Ma'afiri al Hubuli dia berkaata saya mendengar Abdullah bin Amru
bin Al Ash berkata Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam bersabda:
"Sesungguhnya
Allah akan menyelamatkan seorang laki-laki dari umatku di hadapan manusia di
hari kiamat, lalu Dia membuka buku catatan besar di hadapannya, setiap buku
catatan besar lebarnya seperti mata memandang, kemudian Dia berfirman' 'Apakah
mengingkari sesuatu dari ini? Apakah paara penulisku yang menjaga (amal
manusia) menzhalimimu?' dia menjawab; 'Tidak wahai Rabbku.' Allah
bertanya:'Apakah kamu mempunyai alasan
dalih (bagi amal burukmu)?' Dia menjawab; 'Tidak wahai Rabbku.' Allah
berfirman: 'Tidak demikian, sesungguhnya kamu mempunyai kebaikan disisi kami,
karena itu tidak ada kezhaliman atasmu pada hari ini.' Lalu keluarlah kartu
amal kebaikan, yang didalamnya tercatat bahwa; ASY
HADU ANLAA ILAAHA ILLALLAH WA ASY HADU ANA MUHAMMADAN ABDUHU WA RASUULUHU
(saya bersaksi bahwa tiada Rabb (yang berhak disembah) selain Allah, dan saya
bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya).' Lalu Allah berfirman;
'Hadirkan amal timbanganmu! ' dia berkata; 'wahai Rabbku, apa hubungannya kartu
ini dan buku catatan ini?' Allah berfirman; 'Sesungguhnya kamu tak akan
dizhalimi.'" Nabi melanjutkan; 'Lalu diletakkanlah buku catatan besar pada
satu sisi, sedangkan kartu amal diletakkan disisi lainnya, maka buku catatan
besar itu ringan (timbangannya) sedangkan kartu amal itu berat, maka tidak ada
satupun yang lebih berat dibandingkan nama Allah." HR. At-Tirmidzi; 2639,
Ibnu Hibban; 225, Ahmad; 6994.
Dari
Shafwan bin Muhriz, dia berkata; Ketika Ibnu 'Umar sedang tawaf,
tiba-tibaseseorang menghadangnya seraya berkata; 'wahai Abu 'abdurr Rahman',
atua wahai Ibnu 'Umar apa kamu mendengar Nabi shallallahu 'alahi wasallam
mengenai An-Najwa (bisikan dihari kiamat)?' Ibnu 'Umar menjawab; "Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaih
wasallam bersabda: "Nanti di hari kiamat seorang mukmin didekatkan kepada
Rabb-Nya hingga Dia meletakkan Naungan-Nya ke atasnya, maka dia mengakui
dosa-dosanya kemudian, Dia berkata . "Apakah kamu mengakui dosa ini
?" dia menjawab: "Wahai Rabbku, saya mengakuinya." sebanyak dua
kali Allah berfirman kepadanya: "Saya telah menutupinya di dunia dan pad
hari ini Aku telah mengampuninya bagimu." Kemudian diberikanlah kepadanya
catatan kebaikan-kebaikannya. Adapun yang lain orang-orang kafir, maka mereka
dipanggil dihadapan semua manusia dan dikatakan: "Inilah mereka yang telah
mendustakan Rabb mereka., ketahuilah bahwa laknat Allah berlaku atas
orang-orang yang dzalim." HR. Bukhari; 4685, 2441, 6070, 7514, Ibnu Majah;
185, Ibnu Hiban; 7355, 7356, Muslim; 2768, Ahmad; 5825, 5436.
Anjurkan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam Sebelum Tidur
Telah
menceritakan kepada kami 'Utsman bin Abu Syaibah dan Ishaq bin Ibrahim dan
lafadh ini milik 'Utsman- Ishaq berkata; telah mengabarkan kepada kami, dan
'Utsman berkata; telah menceritakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Sa'd
bin Ubaidah telah menceritakan kepadaku Al Barra' bin Azib bahwasannya
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "Apabila kamu
hendak tidur, maka berwudhulah sebagaimana kamu berwudhu untuk shalat. Setelah
itu berbaringlah dengan miring ke kanan, lalu berdo'alah: 'ALLAHUMMA INNII ASLAMTU WAJHII ILAIKA, WAFAWWADHATU
AMRII ILAIKA, WAALJA'TU ZHAHRII ILAIKA RAGHBATAN WARAHBATAN ILAIKA, LAA MALJA'A
WALLA MANJAA MINKA ILLAA ILAIKA, AAMANTU BIKITAABIKALLADZII ANZALTA,
WABINABIYYIKALLADZII ARSALTA ' ya Allah ya Tuhanku, aku pasrahkan wajaku
kepada-Mu, aku serahkan urusanku kepada-Mu dan aku serahkan kepada-Mu.
punggungku kepada-Mu dangan berharap-harap cemas, karena tidak ada tempat
berlindung dan tempat yang aman dari adzab-Mu kecuali dengan berlindunng
kepaa-Mu. Aku beriman kepada Nabi-Mu yang telah engkau utus, 'Jadikanlah bacaan
tersebut sebaffai penutup ucapanmu menjelang tidur. Apabila kamu meninggal
dunia pada malam itu, maka kamu meninggal dalam kesucian diri (fitrah)."
Al Barra' Berkata; 'Saya mengulang-ulang bacaan tesebut agar hafal dan saya
ucapkan; 'Saya beriman kepada rasul-Mu yang telah engkau utus.'Lalu Nabi
Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam berkata:'Ucapkanlah; 'Saya beriman kepada
Nabi-Mu yang telah engkau utus."" Dan telah menceritakan kapada kami
Muhammad bin 'Abdullah bin Numair telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin
Idris dia berkata; aku mendengar Husain dari Sa'd bin 'Ubaidah dari Al Barra'
bin Azib dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengenai Hadits ini. Namun
Hadits Manshur lebih lengkap dari ini.
Dan di dalam Hadits Husain ada tambahan; 'Apabila dia bangun kembali Di pagi
hari, maka di telah memperoleh kebaikan.' HR. Muslim; 4884.
Do'a Ketika Hendak Tidur dan Setelah Tidur
Telah
menceritakan kepada kami Sa'd bin Hafsh telah menceritakan kepada kami Syaiban
dari manshur dari Rib'I bin Khirasy dari Kharasyah bin Alhur dari Abu Dzar
berkata "Nabi Shallallahu 'alahi wasallam jika mendatangi tempat tidurnya
(tidur) di malam hari, maka beliau memanjatkan do'a: 'BISMIKA NAMUUTU WA NAHYA
(Dengan nama-Mu kami mati dan Hidup), dan apabila bangunbeliau mambaca do'a:
'ALHAMDULILLAHILLDAZII AHYAANAA BA'DA MAA AMAATANAA WA ILAIHINNUSYUUR (Segala
puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah dia mematikan kami dan
kepadanya kita dibangkitkan)." HR. Bukhari; 6846.
Ahlut Tauhid Keluar Dari Neraka
Dari
Abu Sa'id Al-Khudzri radliallahu 'anhu bawasannya Nabi shallallahu 'alaihi wasllam bersabda : "Jika penghuni surga
sudah telah memasuki surga, dan penghuni neraka sudah memasuki neraka, Allah
berfirman: 'Siapa saja yang dalam
hatinya terdapat sebiji sawi keimanan, keluarkanlah dia dari neraka.'
Maka mereka keluar setelah mereka terbakar dan menjadi abu, selanjutnya mereka
dilempar ke sungai kehidupan sehingga mereka tumbuh sebagaiman biji-bijian
tumbuh di tepi alairan sungai." Dan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
bersabda: "Tidakkah kalian melihat bahwa biji-bijian itu tumbuh kuning
melingkar?." HR. Bukhari; 6560.
Hinaan Bani Adam Terhadap Allah
Dari Abu
Hurairah radliallahu 'anhu berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Aku diperlihatkanke ketika Allah berfirman: "Anak Adam mencari-Ku
padahal dia tidak patut mencari-Ku dan dia mendustakan-Ku yaitu ucapanya yang
menyatakan bahwa Aku punya anak dan pendustaannya adalah ucapan yang mengatakan
bahwa tidak ada yang dapat mengembalikan (setelah hancur dimakan tanah /mati)
sebagaimana awal penciptaan-Ku." HR. Bukhari; 3193, Ahmad; 9114.
Unknown