Showing posts with label Ibnu Hibban. Show all posts
Showing posts with label Ibnu Hibban. Show all posts

Ciri-ciri Orang yang dicintai Allah

Dari Abu Shalih dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Allah Tabaraka wa Ta'ala jika mencintai seseorang ia memanggil malaikat Jibril ' Sesungguhnya Allah mencintai si fulan maka cintailah dia.' Maka Jiblil pun mencintainya. Kemudian Jibril memnaggil seluruh penghuni langit seraya berseru, 'Sesungguhnya Allah mencintai si fulan maka cintai dia.' Maka Penghuni langit pun mencintainya, sehingga oarnag tersebut diterima oleh penduduk bumi." HR. Muslim, Ahmad, Ibnu Hiban.

Dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dia berkata Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya apabila Allah Subhanahu wa Ta'ala mencintai seseoarang, maka Dia memanggil malaikat Jibril alaihi salam seraya berseru; 'Hai Jibril, sesungguhnya Aku mencintai si fulan. Maka cintailah ia!'". Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Maka Jibril pun mencintainya. Kemudian Jibril berseru di langit, 'Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala mencintai si fulan. Maka cintailah ia!' maka para penghuni langit pun mencintainya." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kemudian dilatakkanlah penerimaan di muka bumi. Apabila Allah membenci seseorang, maka Dia memanggil malaikat Jibril dan berkata kepadanya: 'Sesungguhnya Aku membenci si fulan. Maka bencikah ia!'." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Malaikat Jibril berseru di langit; 'Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala membenci si fulan. Maka bencilah ia!' Maka penghuni langit menbencinya. Kemudian diletakanlah baginya kebencian di muka bumi." HR. Muslim, Ahmad.

Motivasi Untuk Selalu Bertaubat dan Beristighfar


Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Allah berfirman: -'Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku terhadap-Ku.'" HR. Ibnu Majah, Tirmidzi, Ad-Darimi, Ahmad, Muslim.

Dari Abu Hurairah berkata, "Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Ada seorang hamba yang kemudian berbuat dosa -atau dengan redaksi lain; melakukan dosa-, kemudian hamba itu berkata; 'Ya Rabbku, aku aku telah berbuat dosa -atau dengan redaksi telah melakukan-, ampunilah aku.' Maka Rabbnya berkata: 'Apakah hambaku tahu bahwa hamba-Ku mempunyai Rabb yang bisa mengampuni dosa dan menghukumnya. Aku telah mengampuni dosa hamba-Ku.' Kemudian berlalulah beberapa waktu yang ditentukan oleh Allah, dan hamba tersebut kembali berbuat dosa lagi -atau melakukan dosa-, lalu ia pun berkata, 'Wahai Rabbku, aku telah berbuat dosa -atau melakukan dosa lagi- maka ampunilah perbuatanku.' Maka Allah berfirman: 'Apakah hamba-Ku tahu bahwa ia mempunyai Rabb yang bisa mengampuni dosa dan menghukumnya. Aku telah mengampuni dosa hamba-Ku.'Kemudian berlalulah beberapa waktu yang ditentukan oleh Allah, dan hamba tersebut kembali berbuat dosa lagi -atau melakukan dosa-, lalu ia pun berkata, 'Wahai Rabbku, aku telah berbuat dosa lagi -atua melakukan dosa lagi-, maka ampunilah perbuatanku.' Maka Allah berfirman: 'Apakah hambaku tahu bahwa hamba-Ku mempunyai Rabb yang bisa mengampuni dosa dan menghukumnya. Aku telah mengampuni dosa hamba-Ku.'-(Allah mengulamgi sebanyak tiga kali)- maka hendaklah ia beramal sekehendaknya. "" HR. Bhukari, Ibnu Hiban, Ahmad.

Dari Abu Sa'id Al-Khudri ai berkata ; 'Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alihi wasallam bersabda: " Iblis berkata kepada Rabbnya; 'Demi kemuliaan dan keagungan-Mu wahai Rabb, aku akan senantiasa menggelincirkan anak cucu Adam selama ruh mereka masih ada dalam jasad-jasad mereka,' lalu Allah berfirman: ' Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, Aku akan senantiasa mengampuni mereka selama mereka meminta ampun kepada-Ku.'" HR. Ahmad.


Dari Ali bin Rabi'ah, ia berkata; aku menyaksikan Ali radliallahu 'anhu pada saat ia diberi utuk dinaiki, tatkala meletakkan kakinya di dalam sanggurdi, ia mengucapkan; 'BISMILLAH.' Ketika berada dipunggungnya ia mengucapkan; 'ALHAMDULILLAH.' kemudian mengucapkan; '
SUBHAANALADZII SAKHKHARA LANAA HAADZAA WA MAA KUNNAA LAHUMUQRINIIN, WA INNA ILAA RABBINNAA LAMUNQALIBUUN (maha suci dzat yang telah menundukan untuk kami hewan ini, dan tidaklah kami tidak memaksanya, dan kepada Rabb kami niscaya akan kembali).' kemudian mengucapkan; 'ALHAMDULILLAAH' tiga kali, 'WALLAHU AKBAR' tiga kali, 'SUBHAANAKA INNII ZHALAMTU NAFSII FAGHFIR LII, FAINNAHU LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLA ANTA (maha suci Engkau sesungguhnya aku telah menzhalami diriku maka ampunilah aku. Karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau).' Kemudian ia tertawa. Dia ditanya; 'Wahai Amirul Mukminin, kenapa engkau tertawa?' ia berkata: 'aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan seperti apa yang aku lakukan kemudian beliau tertawa dan aku tanyakan; 'Wahai Rasulullah, kenapa engkau tertawa dan beliau bersabda: "Sesungguhnya Rabbmu sungguh merasa kagum kepada hambaNya apabila mengucapkan 'Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku!'(Maka Allah berfirman:) 'Ia mengetahui bahwa tidak ada yang mengampuni dosa selain Aku.'"' HR, Abu Daud, Ibnu Hibban, Ahmad.

Hal-hal Yang Diharamkan


Keharaman Memutus Silaturahmi

Dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Sesungguhnya  penamaan rahim itu di ambil dari (nama Allah) Ar-Rahman, lalu Allah berfirman: 'Barang siapa menyambungmu maka Akupun menyambungnya dan barang siapa memutuskanmu maka Akupun akan memutuskannya.'" HR. Bukhari; 5988, Ibnu Hibban; 442.

Dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Setelah Allah azza wa jalla menciptakan semua makhluk, maka rahim pun berdiri bnagkit dan memegang pinggan Ar-Rahman, maka Allah berkata: "Pergilah" ia berkata: 'Inilah tempat orang yang berlindung kepadaMu dari terputusnya silaturahmi.' Allah Subhanahu Wa Ta'ala menjawab: 'Tidakkah kamu rela jika Aku menyambung orang yang menyambungmu dan memutuskan yang memutuskanmu?' Rahim menjawab; 'Tentu wahai Rabbku.' Allah berfirman : 'Itu Untukmu.' Abu Hurairah : 'Jika kamu mau, maka baca ayat berikut ini: "Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan berbuatan kerusakan di muka bumi dan memutuskam hubungan kekeluargaan?" (QS. Muhammad 22). Menurut jalur lain dari Abu Hurairah dengan redaksi yang sama, kemudian ia berkata; 'Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika kalian mau, bacalah oleh kalian 'Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa." HR. Bukhari; 4830, Ibnu Hibban; 441, Muslim; 2554, Ahmad;8367.

Haram Mencela Masa

Dari Abu Hurairah berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah Ta'ala berfirman; 'Anak Adam menyakiti-Ku dan mencela  masa, padahal Aku adalah masa, ditanhan-Ku segala urusan, Akulah yang membalikan siang dan malam'." HR. Bukhari; 4826, 7491, Muslim; 2246, Ahmad; 7245, Ibnu Hibban; 5715, Abu Daud; 5276.

Haram Bunuh Diri

Dari Al-Hasan telah bercerita kepada kami Jundah bin 'Abdullah di masji ini dan kami belum lupa sejak dia bercerita, kami tidak khawatir bahwa Jundah berdusta atas nama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dia berkata; Rasulullah shallallauhu 'alaihi wasallam bersabda: "Ada seseorang diantara umat sebelum kalian menderita luka-luka tapi dia tak sabar lalu dia mengambil sebilah pisau kemudian memotong tangannya yang mengakibatkan darah mengalir dan tidak berhenti himgga akhirnya ia meninggal dunia. Lalu Allah Ta'ala berfirman; "Hamba-KU mendahului Aku dengan membunuh dirinya maka Aku Haramkan baginya surga"." HR. Bukhari; 3463.

Haram Berbuat Sombong

Dari Abu Muslim Al-Aghar bahwasannya dia telah menceritakan kepadanya dari Abu Sa'id Al-Khudri dan Abu Hurairah keduanya berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kemuliaan adalah sarung-Nya kesombongan adalah selendangnya-Nya. (Allah berfirman;) 'Barang siapa menentang-Ku, maka Aku mengadzabnya.'" HR. Muslim; 2620.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan